Home Nusantara Rumah Zakat Kecam Penculikan Para Aktivis Kemanusiaan Global Sumud Flotila

Rumah Zakat Kecam Penculikan Para Aktivis Kemanusiaan Global Sumud Flotila

218
0
SHARE
Rumah Zakat Kecam Penculikan Para Aktivis Kemanusiaan Global Sumud Flotila

Keterangan Gambar : Rumah Zakat melalui CEO, Bapak Irvan Nugraha, menyampaikan kecaman keras atas tindakan penculikan terhadap para aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla, termasuk relawan dari Indonesia dan salah satu amil Rumah Zakat (Sumber Foto : @rumahzakat/pp)

JAKARTA II Parahyangan Post - Rumah Zakat melalui CEO, Bapak Irvan Nugraha, menyampaikan kecaman keras atas tindakan penculikan terhadap para aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla, termasuk relawan dari Indonesia dan salah satu amil Rumah Zakat, sebagaimana di-kutip dari media social @rumahzakat, Senin Malam (18/05/2026).

Tindakan ini bukan hanya serangan terhadap individu yang sedang membawa misi kemanusiaan tetapi juga bentuk pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan ancaman nyata bagi upaya kemanusiaan global dalam membantu rakyat Palestina.

“Misi kemanusiaan tidak seharusnya dibungkam dengan kekerasan, mereka hadir membawa solidaritas, bantuan, dan harapan bagi warga sipil Palestina yang hingga hari ini terus menghadapi krisis berkepanjangan,”ungkap Irvan Nugraha.

Rumah Zakat menegaskan bahwa setiap bentuk intimidasi, penculikan, atau kekerasan terhadap pejuang kemanusiaan adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan.

Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan keselamatan para delegasi dan seluruh aktivis, semoga senantiasa berada dalam perlindungan Alloh SWT dan dapat kembali dengan selamat. Selain itu, juga mendukung perjuangan kemanusiaan, dan tidak berhenti bersuara untuk Palestina.

“Karena saat kemanusiaan diserang, diam bukan pilihan. Palestina harus terus diperjuangkan,”jelasnya.

Sebagaimana diketahui, aktivis kemanusiaan Rumah Zakat, Andi Angga Prasadewa, yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla telah terkonfirmasi diintersep bersama armada kemanusiaan lainnya saat menuju Gaza.

Andi Angga berada di atas Kapal Josef, saat ini dilaporkan hilang kontak setelah jalur komunikasi armada terputus.

Disisi lain Kementrian Luar Negeri Republik Idonesia (Kemlu RI) melalui Juru Bicara Yvone Mewengkang turut mengecam keras aksi militer Israel ini. Kemlu RI mendesak otoritas Israel untuk segara melepaskan seluruh kapal serta awak misi kemanusiaan yang ditahan, sekaligus keselamatan para WNI.

Rumah zakat dan Global Peace Convoi Indonesia (GPCI) terus melakukan koordinasi intesif dengan Pemerintah Indonesia, termasuk Direktorat Perlindungan WNI Kemlu RI, KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman, guna mengantisipasi situasi di lapangan yang bergerak sangat dinasmi serta mengupayakan kepulangan para relawan dengan selamat. - (rd/pp)